3 Unit Kapal Berlogo Kementerian Transmigrasi RI Nyasar Berlabuh di Perairan Desa Penaga Bintan

banner 120x600
banner 325x300

Bintan, sinargebraktv.com 

Tiga unit kapal bantuan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia yang diduga diperuntukkan bagi kelompok nelayan, ditemui “nyasar” hingga ke perairan Desa Pengujan, Kabupaten Bintan. Munculnya ketiga unit kapal itu,  menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat nelayan setempat. Terutama terkait siapa penerima resmi bantuan dan mengapa pendistribusiannya tidak sesuai dengan data penyaluran. 

Beberapa warga desa Pengujan mengatakan, kapal bantuan itu tiba tanpa adanya sosialisasi mengenai siapa kelompok penerima manfaat. Seyogyanya, paket bantuan tersebut dialokasikan kepada kelompok nelayan tertentu dalam rangka mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

Menariknya, ketika dikonfirmasi mengenai masuknya ketiga kapal yang terbilang baru itu, justru pihak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mangaku sama sekali tidak mengetahui. Pejabat DLH menyebut bahwa instansi mereka tidak terlibat dalam pendataan maupun penyerahan bantuan tersebut. Sehingga, tidak dapat memberi keterangan secara detail.

Hal tersebut disampaikan Martin. D, yang menjabat sebagai Humas di Lembaga Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri kepada media ini, “iya benar. Ada tiga unit kapal bantuan Kementerian Transmigrasi RI sandar di perairan desa Pengujan. Ketiga kapal itu saya lihat baru saja selesai dibuat. Karna, saya lihat masih mengkilat. “tuturnya di desa Pengujan (19/11/2025).

Herannya lanjut Martin. Saya coba konfirmasi ke DKP Kepri, mereka malah mengatakan nggak tau. Sepertinya ada yang dirahasiakan terkait pengadaan kapal ini. Bahkan, salah seorang  ABK kapal bernama Usman sempat saya tanya. Tapi, ketika Usman menjawab pertanyaan saya, kelihatannya dia  terbata-bata, “ujarnya.

Masih menurut Martin. Tak hanya itu. Justru Usman tampak terburu-buru mengajak semua ABK untuk segera  bersiap-siap ngacir. Tapi yakin lah, kami akan terus memantaunya, “tutupnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Kementerian Transmigrasi, ataupun dari pemerintah daerah terkait penetapan penerima manfaat dan klarifikasi alur distribusi bantuan kapal tersebut.

Disisi lain, sejumlah tokoh masyarakat berharap, agar pemerintah segera memberi penjelasan. Disamping itu, tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi serta memastikan bantuan benar-benar sampai kepada kelompok nelayan yang membutuhkan.

Perkembangan terkait tiga unit kapal yang nyasar tersebut masih ditelusuri. Selain itu, publik juga masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari instansi terkait. (Richard).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *