banner 728x250
Berita  

[INVESTIGASI] Bantuan Beras Bulog di Desa Sei Sanggul Salah Sasaran, Warga Mampu Dapat, Warga Miskin Terabaikan!

Oplus_131072
banner 120x600
banner 468x60

LABUHANBATU – Penyaluran bantuan sosial berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng di Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, diduga kuat sarat dengan praktik nepotisme dan ketidakadilan. Hasil investigasi di lapangan pada Kamis, 2 Maret 2026, mengungkap fakta memilukan di mana warga yang secara ekonomi berkecukupan justru menikmati bantuan, sementara warga yang benar-benar membutuhkan dipaksa gigit jari.

banner 325x300

Kronologi dan Temuan Lapangan

Sekitar pukul 10.00 WIB, suasana pembagian bantuan di lokasi terpantau tidak kondusif. Sejumlah warga yang berpakaian mewah dan memiliki ekonomi berlebih tampak dengan mudah mendapatkan jatah bantuan. Diduga kuat, kedekatan atau “aliran keluarga” dengan oknum petugas menjadi tiket utama untuk mendapatkan hak yang seharusnya milik rakyat miskin.

Sebaliknya, Ibu Erna Nasution, warga Dusun Satu yang sah memegang KTP dan KK Desa Sei Sanggul, justru mendapatkan perlakuan tidak manusiawi. Meski status kependudukannya jelas dikeluarkan oleh pemerintah setempat, petugas di lokasi justru bersikap arogan dan tidak mengakui keberadaannya sebagai warga.

Arogansi Petugas di Lokasi

“Walaupun KTP ibu Desa Sei Sanggul, kami tak tahu. Yang jelas ibu tak kami kenal sebagai warga kami,” ujar salah satu petugas dengan nada lantang dan tidak peduli terhadap keluhan masyarakat.

Sikap “tutup mata”

ini memicu kekecewaan mendalam bagi warga. Padahal, beras adalah bahan pokok utama yang sangat dinanti bagi kelangsungan hidup warga prasejahtera. Kepemimpinan Kepala Desa Saprizal kini menjadi sorotan tajam karena dianggap membiarkan petugasnya bertindak semena-mena dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan Bulog tersebut.

Tuntutan Investigasi Lanjutan

Melalui laporan ini, masyarakat meminta dengan tegas kepada Dinas Inspektorat dan pihak terkait untuk segera turun ke lapangan melakukan audit dan tinjauan langsung atas kecurangan yang terjadi di Desa Sei Sanggul. Praktik nepotisme dalam penyaluran bantuan pemerintah tidak boleh dibiarkan karena mencederai rasa keadilan sosial.

Jangan biarkan hak rakyat kecil dirampas oleh kepentingan segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.( Sawaludin Lubis)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *