PESISIR BARAT,sinargebraktv.com – Bupati Pesisir Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Eksir Abadi, S.H., M.M., secara resmi membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekon Rawas, Senin (02/03/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Armand Achyuni, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., perwakilan OPD, Camat Pesisir Tengah, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui dapur SPPG Rawas.
Hingga saat ini, di Kabupaten Pesisir Barat telah beroperasi sebelas dapur SPPG mitra, sementara dua dapur lainnya masih dalam tahap persiapan, termasuk dapur SPPG Rawas yang diresmikan dan disaksikan bersama pada hari ini.
“Ini adalah bukti nyata keseriusan dan komitmen kita dalam mengimplementasikan program nasional yang direncanakan oleh Presiden Prabowo Subianto, di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional. Program ini bukan sekadar kebijakan, tetapi merupakan ikhtiar besar untuk memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia, termasuk di Kabupaten Pesisir Barat yang kita cintai,” ungkapnya.
Program MBG merupakan bagian dari strategi besar menuju Generasi Emas 2045 sekaligus langkah konkret dalam percepatan penurunan stunting. Pemerintah daerah menyadari bahwa investasi terbaik bukan hanya pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Anak-anak yang hari ini menerima asupan gizi yang baik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.
Berdasarkan laporan Kepala SPPG, dapur SPPG Rawas melayani tujuh satuan pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Madrasah Tsanawiyah, hingga Madrasah Aliyah, dengan total 2.036 siswa di Kelurahan Pasar Krui dan Pekon Rawas. Selain itu, terdapat 98 penerima manfaat kategori B3 di Pekon Pahmungan.
Angka tersebut bukan sekadar data statistik. Di balik setiap angka terdapat harapan orang tua, cita-cita anak-anak, serta masa depan Pesisir Barat yang sedang dijaga bersama.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat manfaat. Seluruh pengelola SPPG Rawas diminta untuk menjaga standar kualitas, kebersihan, serta akuntabilitas dalam setiap tahapan pelayanan.
Setiap makanan yang disajikan harus memenuhi standar keamanan pangan, diolah secara higienis, serta memiliki kandungan gizi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Karena yang kita layani bukan sekedar penerima manfaat, melainkan generasi penerus daerah ini. Kita tidak hanya menjalankan sebuah program, tetapi sedang meletakkan fondasi masa depan Pesisir Barat. Insyaallah, melalui kesungguhan dan kebersamaan, akan lahir anak-anak Pesisir Barat yang sehat raganya, kuat mentalnya, dan unggul prestasinya,” pungkasnya.
Pemerintah mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen tersebut dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, serta menjadikan setiap langkah sebagai bentuk pengabdian dan cinta kepada daerah.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa meridhoi setiap upaya demi terwujudnya Pesisir Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berkualitas(NEDI.SE)


















