Bintan, sinargebraktv.com
Bencana besar yang akhir-akhir ini terjadi di sejumlah daerah di negeri ini memang menyisakan luka mendalam. Khususnya bagi warga yang keluarganya turut tergerus oleh ganasnya tanah longsor dan banjir bandang yang memporak-porandakan pemukiman di banyak tempat.
Dan akhirnya, reaksi cepat dari masyarakat pun berdatangan, akibat peristiwa itu. Bahkan, tak sedikit masyarakat yang tinggal di daerah lain beramai-ramai rela menyingsingkan lengan bajunya untuk membantu para korban. Selain itu, ada juga yang ikhlas merogoh koceknya untuk memberi sumbangan kepada para korban. Berbagai cara dilakukan untuk menghimpun dana dari para dermawan. Baik melalui organisasi maupun perorangan.
Di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) misalnya, melalui utusan dan personil sejumlah organisasi profesi maupun LSM, tampak terpanggil melakukan penggalangan dana. Diantaranya, Akpersi (Asosiasi Keluarga Pers Indonesia), HiWaDa (Himpunan Wartawan Daerah), PBB (Pemuda Batak Bersatu) dan LKPI (Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia).
Diwakili masing-masing utusannya, ke-empat organisasi tersebut berjejer berdiri di tepi jalan sambil memegang kotak untuk menampung pemberian bantuan dari para pengendara yang melintas di Simpang Tembeling dan di Bundaran Kilometer 16 Desa Toapaya Selatan Kabupaten Bintan, (05/11/2025).
Di bawah teriknya panas matahari, peserta penggalang dana itu tampak rela dan ikhlas melakukannya, demi terwujudnya bantuan buat saudara-saudara yang terkena bencana.
Di pojok kegiatan, Martin. D, kordinator pelaksana ditemui, guna meminta penjelasan tentang aksi tersebut, “selain rasa kemanusiaan, kami yang tergabung dari berbagai organisasi ini memang terpanggil untuk melakukan kegiatan ini. Mudah-mudahan masyarakat di Bintan, banyak yang merasa iba dan mau menyisihkan sedikit rezekinya membantu saudara kita yang kini mengharap bantuan dari siapa saja, “tutur Martin.
Tak hanya Martin, ketua Akpersi (Asosiasi Keluarga Pers Indonesia), Provinsi Kepri, Fauzan, yang juga turut mengkordinir kegiatan itu, juga ditemui, “yaa . . . Sejak peristiwa longsor dan banjir bandang itu terjadi di beberapa daerah, kami sacara bersama-sama berniat melakukan kegiatan ini, “sebut Fauzan.
“Hal senada juga disampaikan Ranto Pardosi, ketua Pimpinan Anak Cabang PBB Kecamatan Toapaya. Pria asal kota Medan ini menyebutkan, ada beberapa organisasi yang turut serta. Kami juga berencana, kegiatan ini akan kami laksanakan sampai hari Selasa depan. Mudah-mudahan orang yang ikhlas memberi bantuan, mendapat berkat yang melimpah, “ujar Ranto, di Simpang Tembeling, sembari menyeka peluh yang mengalir di keningnya.
Disisi lain, aksi kemanusiaan itu juga langsung ditanggapi warga. Sebut saja Ruslan. Pria yang mengaku tinggal di kilometer 16 arah Tanjung Uban ini menilai, bahwa kegiatan kemanusiaan yang dilihatnya itu sangat terpuji,
“Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat positif. Soalnya menyangkut kemanusiaan. Jika dibayangkan, betapa hancurnya perasaan saudara kita yang terkena bencana itu, “ucapnya, sambil ngacir di Lampu Merah Simpang Tembeling. (Richard).















