ROKAN HILIR – Komitmen Polres Rokan Hilir dalam memberantas peredaran gelap narkotika semakin dipertegas. Tak ingin kecolongan oleh kelihaian sindikat narkoba, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) bersama Sat Intelkam Polres Rohil menggelar patroli skala besar di perairan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Sabtu (18/4/2026).

Operasi yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dipimpin langsung oleh duet perwira strategis, yakni Kasat Polairud AKP Bonardo Purba, S.H., dan Kasat Intelkam AKP Sarasi Sijabat, S.H. Fokus utamanya jelas: menyisir setiap jengkal “jalur tikus” yang kerap dijadikan pintu masuk penyelundupan sabu dari luar negeri.
Pemeriksaan Ketat di Tengah Laut
Dalam patroli tersebut, petugas tidak hanya sekadar memantau, tetapi juga melakukan tindakan preventif dengan menghentikan dan memeriksa sejumlah kapal yang melintas. Di antaranya adalah KM Maju No 453 dan KM Sejahtera No 317. Petugas memeriksa secara detail muatan kapal hingga dokumen pelayaran guna memastikan tidak ada barang terlarang yang diselundupkan di antara hasil laut.
“Kami tidak memberikan ruang sekecil apa pun bagi para penyelundup. Jalur laut adalah wilayah yang rawan, sehingga pengawasan di pelabuhan rakyat dan titik-titik tersembunyi terus kami perketat,” tegas AKP Bonardo Purba di sela-sela kegiatan.
Sinergi dan Edukasi Nelayan
Selain melakukan tindakan represif, personel Polres Rohil juga mendekati para nelayan sebagai mitra keamanan. Mereka diberikan imbauan keras agar tidak tergiur menjadi kurir atau membantu aktivitas ilegal. Para nelayan diminta segera melapor jika melihat pergerakan kapal asing atau aktivitas mencurigakan di tengah laut.
Langkah ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Polri dengan instansi samping seperti TNI AL dan Bea Cukai dalam menjaga kedaulatan serta keamanan perairan Riau.
Hasil Patroli:
Situasi Kondusif Hingga berakhirnya operasi pada sore hari, petugas melaporkan tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan atau barang bukti narkotika. Wilayah perairan Panipahan dinyatakan dalam keadaan aman dan kondusif.
Polres Rokan Hilir memastikan bahwa aksi “bersih-bersih” perairan ini bukan sekadar seremonial, melainkan agenda rutin yang akan terus ditingkatkan intensitasnya demi memutus mata rantai narkoba sebelum menyentuh daratan. (Red)


















