Rohil – Sinergi TNI dengan adat dan pemerintah daerah kembali terlihat. Kodim 0321/Rokan Hilir turut hadir dalam Pembukaan Pembekalan Adat Melayu Bagi Calon Penghulu Pemilihan Penghulu Serentak Tahap I Se-Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung Selasa, 14 Juli 2026 pukul 09.19 WIB di Balairung LAMR Rokan Hilir, Jalan Lintas Bagansiapiapi – Batu Enam, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko.
Kehadiran Dandim 0321/Rohil*l diwakili Pasi Pers, Kapten Inf. Dedi Arman menjadi bukti dukungan TNI dalam menjaga keamanan dan kelancaran tahapan demokrasi di tingkat kepenghuluan.
Acara juga dihadiri Kadis PMK Rohil, H. Hasan Basri Bahtiar Murat, Ketua DPRD Rohil* diwakili Ketua Komisi A, Rally Anugrah Harahap, perwakilan Kejari Rohil, Ketua DPH LAMR Rohil, Datuk Jufrizan beserta seluruh pengurus LAMR, Camat Bangko, Aspri Mulya serta para calon penghulu.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPH LAMR Rohil Datuk Jufrizan mengajak seluruh calon dan tim pendukung menjaga Rohil tetap aman, damai, dan kondusif.
“Perbedaan pilihan itu wajar dalam demokrasi. Jangan sampai merusak tali persaudaraan. Beda pilihan tetap bersaudara, adat dijunjung, persatuan diutamakan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TNI-Polri yang telah mendukung terselenggaranya pembekalan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Pemilihan Penghulu yang aman, tertib, dan bermartabat.
Kadis PMK H. Hasan Basri dalam sambutannya menekankan bahwa Datuk Penghulu adalah pemimpin adat sekaligus administratif yang harus mampu menjaga persatuan.
Rangkaian acara meliputi menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Rohil, doa, laporan panitia, pemasangan tanjak dan selendang simbolis, hingga *penandatanganan Pakta Integritas* oleh seluruh bakal calon.
LAMR juga menegaskan, bagi calon yang terpilih nanti akan dilakukan pengukuhan gelar adat sebagai Datuk Penghulu sesuai Perda Rohil Nomor 14 Tahun 2023.
Pilpeng Tahap I 2026 akan dilaksanakan di 53 desa/kelurahan di 14 kecamatan, mulai dari Bangko, Tanah Putih, Rimba Melintang, Bagan Sinembah, Pujud, hingga Balai Jaya.
Dengan potensi kerawanan seperti persaingan antar calon dan isu provokatif, sinergi Pemerintah Daerah, LAMR, Kodim 0321/Rohil, Polri, dan masyarakat.dinilai penting untuk menjaga Kamtibmas tetap kondusif.
(M Husin)


















