ROKAN HILIR — Tim Penyuluh Markas Besar TNI melakukan peninjauan langsung terhadap lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta mengecek kondisi kanal dan embung di Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan dipimpin langsung oleh Brigjen (Mar) Benny P. Nadeak, S.E., M.A., bersama enam personel tim, pada Selasa (8/9/2026).

Peninjauan ini bertujuan memperoleh gambaran faktual di lapangan terkait kondisi lahan eks-Karhutla, sekaligus memastikan keberadaan dan fungsi kanal serta embung sebagai sarana pengelolaan tata air yang sangat krusial dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan, terutama saat musim kemarau.
Tim juga mengidentifikasi kondisi sarana pengendalian air untuk menjadi bahan evaluasi dalam menyusun langkah-langkah pencegahan Karhutla, khususnya di wilayah yang berpotensi rawan kebakaran. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, dengan didampingi Danramil 05/RM Kapten Inf. Sudarwanto beserta jajaran, serta masyarakat setempat.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nyata lahan bekas kebakaran dan memastikan kanal serta embung berfungsi baik. Pengelolaan air yang memadai adalah kunci utama pencegahan Karhutla, terutama di musim kemarau.”Ujar Brigjen (Mar) Benny P. Nadeak, S.E., M.A., Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI
Brigjen Benny juga menekankan bahwa data dan gambaran yang diperoleh dari peninjauan ini akan menjadi dasar penyusunan langkah preventif dan peningkatan kesiapsiagaan bersama.
“Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat mutlak diperlukan. Pencegahan Karhutla bukan tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab kita semua demi menjaga lingkungan dan keselamatan wilayah,” tegasnya.
Diharapkan, hasil peninjauan ini dapat memperkuat langkah-langkah pencegahan sejak dini, memastikan ketersediaan sarana pendukung pemadaman, serta menekan potensi terulangnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Rokan Hilir.(Iwas Torus)


















