ROKAN HILIR — Komandan Kodim 0321/Rokan Hilir, Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I., secara resmi meluncurkan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Manunggal Kartika Jaya, bertempat di Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, pada Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan peresmian dimulai pukul 10.05 WIB dan berlangsung di lingkungan Asrama Makodim 0321/Rohil, Jalan Pesisir Kompleks Perkantoran Batu VI, Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir. Acara dihadiri Kepala SPPG Yayasan Manunggal Kartika Jaya Desti Nur Fiana, S.E., perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir, Kepala Puskesmas Bagan Punak, pihak sekolah, kader Posyandu, serta unsur SPPI Kecamatan Bangko.
Rangkaian acara diawali pembukaan dan doa, dilanjutkan sambutan Kepala SPPG, sambutan Dandim, peninjauan dapur SPPG, makan bersama, hingga sesi foto bersama. Kegiatan berakhir pukul 11.05 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.
Kepala SPPG Yayasan Manunggal Kartika Jaya, Desti Nur Fiana, menyampaikan kehadiran lembaga ini sebagai wujud nyata komitmen mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Kami akan terus mengawasi mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak hingga pemorsian agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima manfaat,” ujar Desti saat menyampaikan sambutannya.
Pada tahap awal, SPPG ini akan melayani 1.315 penerima manfaat, terdiri dari 1.015 peserta didik dan 300 kelompok rentan kategori 3B. Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, Dandim 0321/Rohil menegaskan peluncuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal tanggung jawab besar demi kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan launching ini bukan hanya seremonial biasa, namun ada tanggung jawab yang lebih besar, karena pemenuhan gizi merupakan kegiatan untuk kemaslahatan orang banyak dalam rangka memenuhi kebutuhan gizi anak bangsa, ibu hamil dan ibu menyusui,” tegas Letkol Inf. M. Ricky.
Ia mengingatkan seluruh pengelola agar memandang makanan yang diproduksi sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Jangan memandang makanan yang nantinya dimasak di dapur sebagai hal biasa, namun pandang makanan yang kalian masak sebagai amanah,” pesannya.
Dandim juga meminta dipastikan keamanan pangan dari hulu ke hilir, serta menu yang disajikan sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG).
“Jangan hanya mengenyangkan perut, namun tidak memperhatikan nilai gizi yang dibutuhkan setiap anak, ibu menyusui dan ibu hamil,” tambahnya.
Ia berharap seluruh proses operasional berjalan tertib, profesional, dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dengan tetap mengutamakan mutu serta keamanan makanan.
“Selamat bekerja dan semoga SPPG ini berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita bersama,” pungkas Dandim.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan Presiden RI Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak dan kelompok rentan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keberadaan SPPG juga diharapkan menggerakkan perekonomian warga melalui penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan hasil pertanian lokal. Hingga saat ini, tercatat 74 unit dapur SPPG telah beroperasi di berbagai kecamatan se-Kabupaten Rokan Hilir.(Iwan Sitorus).


















