Labuhanbatu | sinargebraktv.com -Pemberitaan yang menyebut telah terjadi pengeroyokan terhadap Manarsar Sitorus (MS) oleh JS/NT di lingkungan PKS PT HSJ Kebun Negeri Lama mendapat bantahan dari pihak yang mengetahui peristiwa tersebut. Mereka menilai informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Sabtu 27/06/2026.
Berdasarkan keterangan sumber yang diperoleh , persoalan bermula pada 22 Juni 2026 ketika PKS PT HSJ mengembalikan muatan Tandan Buah Segar (TBS) milik MS karena dinilai tidak memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan perusahaan.
Diketahui, MS merupakan pemasok TBS ke PT HSJ dengan menggunakan Delivery Order (DO) milik JS/NT.
Keesokan harinya, Selasa (23/6/2026), MS mendatangi kantor manajemen PKS PT HSJ untuk memprotes pengembalian buah tersebut. Menurut sumber di lokasi, MS datang bersama sejumlah orang yang mengenakan atribut salah satu organisasi kemasyarakatan, yakni GRIB.
Situasi kemudian memanas ketika, menurut keterangan sumber, atas arahan MS sebuah truk diparkir melintang di halaman kompleks PKS sehingga menghambat akses keluar masuk kendaraan pengangkut TBS lainnya menuju area timbangan.
Akibatnya, antrean truk pengangkut buah menjadi terganggu. Para sopir yang telah lama menunggu disebut merasa kesal karena aktivitas bongkar muat dan penimbangan menjadi terhambat.
Melihat situasi yang semakin memanas, sejumlah sopir kemudian menghubungi JS/NT yang selama ini dikenal sebagai tokoh yang dituakan di wilayah tersebut dengan harapan dapat membantu menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Setelah tiba di lokasi, JS/NT disebut berupaya membujuk MS agar memindahkan truk yang menghalangi akses operasional PKS. Namun permintaan tersebut, menurut sumber, tidak diindahkan sehingga terjadi adu mulut antara kedua belah pihak.
Perdebatan yang berlangsung sempat memancing emosi. JS/NT dikabarkan menghardik MS karena truk yang dipalangkan dinilai telah mengganggu aktivitas perusahaan dan merugikan sopir-sopir lain yang sedang mengantre.
Namun demikian, sumber menegaskan bahwa tidak pernah terjadi aksi pengeroyokan sebagaimana yang diberitakan sebelumnya. Menurutnya, yang terjadi hanyalah cekcok mulut di lokasi kejadian tanpa adanya tindakan pengeroyokan secara bersama-sama.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT HSJ maupun pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan sebelumnya, belum dapat dikonfirmasi.( SABAM Parulian Sitohang
&syawaluddin lubis)


















