ROKAN HILIR – Semangat personel Polres Rokan Hilir (Rohil) tak surut meski harus berkutat dengan lumpur yang dalam. Melalui Polsek Bangko, Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung dunia pendidikan dengan melanjutkan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Jalan Bulan Ujung, Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Minggu (26/04/2026).

Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan urat nadi bagi siswa-siswi SD Negeri 025 Bagan Hulu untuk meraih masa depan. Mengusung tema “Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan”, program gagasan Kapolda Riau ini bertujuan menghapus hambatan geografis yang selama ini menyulitkan akses belajar-mengajar.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Kapolsek Bangko, KOMPOL Buyung Kardinal, S.H., M.H. Hadir dalam aksi gotong royong tersebut Lurah Bagan Hulu, Sri Inrayani, S.Pd., serta Kepala Sekolah SDN 025, Lindawati, S.Pd.SD., M.Pd., yang tampak antusias menyaksikan progres pembangunan sekolah mereka.
Memasuki tahap II gelombang 2, fokus pengerjaan saat ini adalah pemasangan pipa sleeving sebagai cetakan tiang beton sebelum proses pengecoran dimulai. Meski kondisi tanah berlumpur menjadi tantangan utama di lapangan, kerja keras personel dan masyarakat berhasil membawa progres pembangunan mencapai angka 15 persen.
Jembatan yang dirancang dengan panjang 13 meter dan lebar 2 meter ini dikerjakan secara intensif selama 8 jam setiap harinya. Setelah tahap cetakan selesai, tim akan segera melakukan pengecoran balok sebagai pondasi utama badan jembatan.
Kapolsek Bangko menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan sosial.
“Kami ingin memastikan anak-anak kita bisa berangkat sekolah dengan rasa aman dan nyaman. Jembatan ini adalah bentuk kepedulian Polri agar akses pendidikan tidak lagi terkendala oleh infrastruktur yang rusak atau membahayakan,” ujar KOMPOL Buyung Kardinal.
Apresiasi tinggi pun datang dari pihak sekolah dan warga sekitar. Dengan rampungnya jembatan ini nantinya, diharapkan mobilitas guru dan pelajar semakin lancar, sekaligus menjadi simbol sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun peradaban dari tingkat dasar. (Red)


















