Kepri Riau – Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, J. Devy Sudarso, menegaskan pentingnya mempererat kerja sama dan kesatuan langkah bersama Kepolisian Daerah Kepulauan Riau. Hal ini disampaikan saat dirinya hadir langsung dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Reserse Kriminal Polda Kepri yang dirangkaikan dengan silaturahmi antarlembaga, bertempat di Swiss‑Belhotel Harbour Bay, Batam, Kamis (16/7/2026).
Mengusung tema “Reskrim Polri yang Presisi Mendukung dan Mensukseskan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026”, kegiatan ini juga dihadiri langsung Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Polda Kepri, seluruh Asisten Kejati Kepri, para Kepala Kejaksaan Negeri se‑Kepulauan Riau, serta pejabat terkait lainnya.
Kajati J. Devy Sudarso memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya forum tersebut yang dinilai menjadi wadah strategis memperkokoh hubungan kelembagaan. Ia menekankan bahwa koordinasi yang solid dan komunikasi yang terbuka adalah pondasi utama mewujudkan sistem peradilan pidana yang terpadu, profesional, dan berkeadilan.
“Sinergitas antara penyidik kepolisian dan jaksa penuntut umum harus terus kita perkuat secara berkelanjutan. Mulai dari tahap penyidikan, prapenuntutan, penuntutan, hingga pelaksanaan putusan pengadilan harus berjalan seirama. Kesamaan persepsi dalam penerapan hukum akan meminimalkan hambatan penanganan perkara sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan hukum bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Selain menjadi sarana evaluasi kinerja dan peningkatan kapasitas aparat, forum ini juga menjadi ruang tukar gagasan dalam merespons dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks di wilayah Kepulauan Riau. Rangkaian acara ditutup dengan suasana silaturahmi yang hangat, mencerminkan komitmen bersama untuk terus menjaga soliditas, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan efektivitas penegakan hukum demi terwujudnya kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan bagi seluruh masyarakat.
Rakernis Reskrim Polda Kepri sendiri merupakan agenda rutin untuk menyelaraskan pelaksanaan tugas sesuai arah kebijakan dalam mendukung program pemerintah tahun 2026.
(Rizki Arianto)


















