Rokan Hilir, 10 Juni 2026 – Menyambut pelaksanaan Event Wisata Nasional Bakar Tongkang Tahun 2026, Polres Rokan Hilir menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang berlangsung di Aula Tunggal Panaluan, Rabu (10/6/2026). Rapat ini bertujuan memantapkan persiapan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh peserta maupun wisatawan yang akan hadir.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan TNI, jajaran Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, panitia pelaksana, serta kepala dan perwakilan dari berbagai instansi teknis terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Kaba Ops Polres Rokan Hilir memaparkan secara rinci konsep operasi pengamanan yang telah disusun. Materi yang disampaikan meliputi struktur penugasan, titik-titik rawan yang perlu diwaspadai, skema pengaturan rute kirab replika tongkang, jalur pelaksanaan pembakaran, hingga kesiapan logistik dan akomodasi bagi seluruh petugas yang bertugas.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan jadwal lengkap rangkaian acara. Kegiatan akan dimulai pada 29 Juni 2026 dengan pelaksanaan ritual di klenteng, dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan budaya dan kesenian pada 30 Juni 2026. Puncak acara yang ditunggu-tunggu, yaitu pembakaran tongkang, diagendakan berlangsung pada 1 Juli 2026 di kawasan Bagansiapiapi.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Kabag Umum Sekda menyatakan kesiapan penuh mendukung keberhasilan acara. Dukungan tersebut meliputi penyediaan sarana prasarana, akomodasi bagi tamu undangan, serta kebutuhan konsumsi selama kegiatan berlangsung.
Dari unsur pengamanan tambahan, Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau menegaskan kesiapan pasukannya dan menyatakan siap mengerahkan kekuatan lebih jika dibutuhkan di lapangan. Hal senada disampaikan Danramil 0231 Tanah Putih yang mewakili Dandim, menekankan pentingnya sinergi solid antara TNI dan Polri demi ketertiban wilayah.
Kapolres dalam arahannya menekankan bahwa acara ini menjadi kebanggaan daerah yang menyedot perhatian nasional maupun internasional. “Kita harus bekerja sama dengan baik. Pengaturan lalu lintas harus matang agar tidak terjadi kemacetan parah, dan kita juga harus tetap waspada terhadap potensi karhutla yang bisa mengganggu jalannya acara,” tegasnya.
Menyikapi hal tersebut, Dinas Perhubungan menyampaikan akan menerapkan rekayasa lalu lintas dan pembatasan kendaraan tertentu di area keramaian. Sementara itu, Dinas Kesehatan memastikan telah menyiapkan tim medis dan ambulans yang akan bersiaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sebagai hasil rapat, seluruh pihak sepakat untuk terus mempererat koordinasi. Semua instansi berkomitmen bekerja sama menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman agar Event Wisata Nasional Bakar Tongkang 2026 berjalan sukses dan meninggalkan kesan positif bagi semua pihak. (Red)


















