LABUHANBATU SELATAN — Temuan mencolok terungkap di Afdeling III Kebun Sei Kebara milik perusahaan BUMN, PTPN IV Regional I, tepatnya Afd lll di Blok L15, Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel). Sejumlah Tandan Buah Busuk (TBS) kelapa sawit terlihat membusuk dan masih menggantung di pohon, padahal seharusnya sudah dipanen.
Penemuan ini didapatkan saat tim wartawan Mitratoday.com melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Rabu (17/6/2026). Di tengah prinsip industri yang menyebut “sebutir brondolan adalah rupiah”, kelalaian ini dinilai sangat merugikan. Di Setiap perusahaan BUMN, yang di utamakan menjaga agar tidak ada buah yang terlewatkan dalam melakukan pemanenan agar tidak membusuk, bahkan menjadi indikator kinerja yang diawasi ketat.
Praktisi perkebunan menegaskan, membiarkan TBS membusuk di pohon membawa dampak berantai,
1. Menjadi sarang jamur penyebab busuk tandan
2. Menurunkan kualitas dan rendemen minyak mentah (CPO)
3. Mengundang serangan hama pengganggu tanaman
4. Mengganggu siklus produksi jangka panjang
Upaya konfirmasi sudah dilakukan ke pihak pengelola. Saat mendatangi kantor Afdeling III, pejabat terkait tidak ditemukan.Pertanyaan resmi berikut dokumentasi temuan juga disampaikan kepada Askep Kebun Sei Kebara, Alvino Siregar, melalui pesan tertulis, Hingga berita ini diterbitkan, pesan sudah terbaca namun belum ada tanggapan atau penjelasan yang diberikan.
Julianto Bintang waktu di temui Redaksi Sinargebraktv.com, ia siap membuka ruang seluas-luasnya bagi manajemen PTPN IV Regional I untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab guna melengkapi informasi serta menjaga keseimbangan pemberitaan.(Red)


















