Bagan Sinembah – Menindaklanjuti beredarnya isu adanya bau tidak sedap yang diduga berasal dari limbah pabrik, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir bersama Aliansi Mahasiswa Bagan Sinembah serta perangkat desa melakukan kunjungan dan peninjauan langsung ke lokasi Pabrik Kelapa Sawit PT Sinergi Integritas Agroindustri (SIA), pada Kamis (11/06/2026).

Kedatangan rombongan bertujuan untuk memverifikasi kebenaran informasi serta memastikan pengelolaan lingkungan yang diterapkan perusahaan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pertemuan tersebut, Manajer Pabrik PT SIA, Marthin H Ginting, menegaskan bahwa pihaknya selalu berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan mematuhi seluruh prosedur yang ditetapkan.
Kami selalu menjalankan kegiatan usaha sesuai peraturan yang berlaku, serta terus memberdayakan masyarakat sekitar. Selain itu, kami juga secara rutin menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) agar dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Bahtera Makmur. Kami sangat menyayangkan jika muncul isu yang menyebutkan adanya gangguan bau dari operasional kami,” ungkapnya.
Marthin juga melampirkan bukti kepatuhan pengelolaan limbah, di antaranya catatan harian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) selama 3–6 bulan terakhir. Data yang ditampilkan mencakup debit air masuk dan keluar, tingkat keasaman (pH), serta hasil uji laboratorium kadar BOD. Hasilnya menunjukkan bahwa air limbah yang dibuang masih berada di bawah ambang batas baku mutu lingkungan, sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 5 Tahun 2021.
Kami berterima kasih atas kunjungan dari DLH dan perwakilan mahasiswa. Hal ini justru membuat perusahaan semakin transparan, terbuka, dan citra kami pun dapat terjaga dengan baik di mata masyarakat,” tambahnya.
Kunjungan ini disaksikan langsung oleh sejumlah pihak:
Dari PT SIA: Mill Manager Marthin H Ginting, Perwakilan Manajemen Apri Antologi,
Dari DLH Rokan Hilir, DLH Suwandi, Kepala Bidang Ade Fauzi
Dari Pemerintah Desa, Sekretaris Desa Agus Arianto, serta perangkat desa Udin Harahap
(Redaksi)


















