LABUHAN BATU SELATAN — Kelalaian dalam perawatan kebun diduga terjadi di lingkungan PTPN IV Regional 1, tepatnya di Afdeling III Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Pantauan di lapangan memperlihatkan areal perkebunan justru ditumbuhi rumput dan lalang yang sangat lebat, seolah-olah tidak tersentuh perawatan.
Padahal, anggaran biaya untuk perawatan sementara lahan telah dikeluarkan oleh perusahaan. Hal ini memunculkan pertanyaan besar: ke mana mengalokasikan anggaran tersebut, mengapa kondisi kebun tetap terbengkalai?
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan perawatan di lokasi tersebut adalah Asisten Jhoni, dibantu oleh APK Dan Askep Raden Sebagai Pimpinan Pengelolah kebun.
Namun di bawah pengawasan ketiganya, lahan justru terlihat semak belukar dengan lalang yang tinggi, bukan tertata rapi sesuai standar perawatan perkebunan.
Kondisi ini tentu sangat merugikan perusahaan. Anggaran telah dikeluarkan, namun hasil kerja nyata di lapangan nyaris tak terlihat. Jika dibiarkan terus-menerus, pertumbuhan tanaman akan terganggu, produktivitas menurun, dan kerugian perusahaan kian membesar.
Diharapkan pimpinan PTPN IV Regional 1 segera meninjau langsung ke lokasi, memeriksa realisasi penggunaan anggaran perawatan, dan menindaklanjuti kelalaian yang diduga dilakukan oleh pihak yang bertugas. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran perawatan kebun mutlak diperlukan agar aset perusahaan terjaga dengan baik.
(Redaksi)


















