banner 728x250
Berita  

Prof Dr KH Sutan Nasomal: Sampah Plastik dan Ban Bisa Menjadi Aspal Masa Depan Indonesia

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, 16 Mei 2026 – Gagasan besar mengenai pengelolaan sampah nasional kembali mengemuka. Prof Dr KH Sutan Nasomal SH, MH, Pakar Hukum Internasional sekaligus ekonom, menyampaikan pandangan strategis kepada Presiden Republik Indonesia agar pemerintah pusat bersama pemerintah daerah bersinergi membangun industri aspal berbahan limbah plastik dan karet.

Menurutnya, langkah tersebut bukan hanya menjadi solusi nyata terhadap persoalan sampah yang terus meningkat, tetapi juga dapat menciptakan nilai ekonomi besar serta memperkuat pembangunan infrastruktur nasional secara berkelanjutan.

banner 325x300

“Alangkah baiknya apabila pemerintah pusat dan daerah membangun sinergi untuk memproduksi aspal berbahan sampah plastik dan limbah karet. Selain ramah lingkungan, biaya produksinya juga lebih efektif, mampu menjaga kebersihan di setiap daerah, sekaligus membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Prof Dr KH Sutan Nasomal saat menyampaikan pandangannya kepada para pimpinan redaksi media cetak dan media online dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta melalui sambungan telepon seluler.

Prof Dr KH Sutan Nasomal menilai bahwa ketersediaan sampah plastik di berbagai kota dan daerah di Indonesia sangat potensial untuk mendukung lahirnya industri pengolahan aspal berbasis limbah. Oleh karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, para ahli, kalangan akademisi, serta perusahaan nasional untuk mewujudkan program tersebut.

Menurutnya, penggunaan limbah plastik dan karet ban yang diolah bersama aspal memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya adalah daya rekat yang lebih kuat, ketahanan lebih baik terhadap perubahan cuaca, serta kualitas jalan yang lebih tahan lama.

“Aspal berbahan campuran plastik dan karet memiliki potensi menghasilkan permukaan jalan yang lebih padat, kuat, tahan panas, tahan hujan, serta nyaman digunakan oleh berbagai jenis kendaraan,” paparnya.

Selain itu, proses pengolahan dinilai lebih efisien karena berpotensi mengurangi penggunaan bahan tambahan dengan biaya tinggi. Hal ini membuka peluang terciptanya sistem produksi yang lebih hemat namun tetap menghasilkan kualitas infrastruktur yang unggul.

Prof Dr KH Sutan Nasomal juga mengimbau Pemerintah Indonesia untuk mulai mengembangkan industri pengolahan sampah plastik dan limbah ban menjadi aspal berkualitas tinggi yang dapat digunakan secara luas, baik di kota maupun di desa.

Ia optimistis, di bawah kepemimpinan Presiden RI bersama Kementerian PUPR, para ahli, serta seluruh elemen bangsa, Indonesia memiliki kemampuan untuk menjadi salah satu pelopor dunia dalam pengembangan teknologi aspal berbasis limbah.

Selain memberikan manfaat lingkungan, program tersebut juga diyakini dapat menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar bagi tenaga kerja terampil Indonesia, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembangunan infrastruktur yang lebih berkualitas.

“Jalan raya yang baik akan mempercepat aktivitas ekonomi, memperkuat konektivitas, dan mendukung kemajuan bangsa. Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi contoh dunia dalam mengubah tantangan sampah menjadi kekuatan pembangunan,” ungkapnya.

Di akhir penyampaiannya, Prof Dr KH Sutan Nasomal turut menyampaikan harapan agar kepemimpinan Presiden RI semakin sukses dalam mengemban amanah pembangunan nasional.

“Semoga dalam perjalanan kepemimpinan nasional, Indonesia terus tumbuh menjadi bangsa yang semakin maju, kuat, sejahtera, dan berdaya saing di tingkat dunia.” (Arjuna)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *