PESISIR BARAT, sinargebraktv.com– Proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Sekolah Menengah Atas di SMAN 1 Karya Penggawa, Pekon Bandar, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat menjadi sorotan publik.

Pasalnya, saat tim media mencoba melakukan konfirmasi terkait pelaksanaan proyek pada Selasa,\ 11 Agustus 2026, pihak sekolah diduga sulit ditemui dan akses jurnalis dibatasi petugas keamanan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas keamanan di gerbang sekolah memperketat akses masuk dengan alasan tamu harus membuat janji temu terlebih dahulu.
Beberapa saat kemudian, salah satu petugas keamanan satpam menemui wartawan untuk mengisi buku\ tamu,dan menyerahkan amplop kepada dua orang wartawan untuk beli bensin aja. Setelah dibuka di lokasi berbeda, amplop\ tersebut berisi uang *Rp20.000* yang disebut sebagai “titipan untuk beli bensin” dari kepala sekolah.seolah menghina wartawan yang datang untuk\ konfirmasi pembangunan Rehabilitasi gedung sekolah SMA 1 KARYA PENGGAWA.
Upaya konfirmasi kepada kepala sekolah belum membuahkan hasil. Di kantor, alasan yang disampaikan petugas antara lain guru sedang rapat dan kepala sekolah sedang tidak ada di tempat.
Tim media juga mewawancarai salah satu pekerja tukang atau mandor di lokasi bank Marta. Ia menyebut pekerjaan pemasangan plafon dan keramik diborongkan,cuma gedung yang sebelah sini aja,yang lain itu beda beda pemborong nya”ujar marta”.
_”Kita di sini diborongkan. Untuk pasang plafon dan keramik. Kalau mau hubungi pemborongnya Bang Hery,”_ jelas marta”.
Saat dihubungi via WhatsApp, Hery mengaku hanya sebagai pekerja.
_”Kami cuma pekerja, pasang plafon dan keramik. Itu juga disuruh kepala sekolahnya. Lebih bagus tanya langsung ke kepala sekolahnya,”_ katanya.
*Wakil Kepala Sekolah Bu Aisah* saat dikonfirmasi media _sinargebraktv.com_ menyampaikan dirinya kurang paham teknis proyek.
_”Saya kurang paham. Lebih bagusnya tanya langsung kepala sekolah. Apalagi ini kan diborongkan ke pemborong. Kepala sekolah lagi sakit. Kalau mau ketemu, datang saja besok-besok. Maaf nomor kepala sekolah nya Bu Kepsek saya tidak bisa berikan, tidak diizinkan,dikasih”_ ujarnya.bu kepala sekolah lagi sakit,gak tau datang atau gak nya,apa lagi disini ntar ada pemeriksaan dari BPKP biasa nya ibu datang kalau ada pemeriksaan pembangunan sekolah.”ungkap bu aisah”.
Selang beberapa menit, kepala sekolah disebut baru datang ke kantor gedung sekolah. Namun di saat di konfirmasi beliau tidak ada di kantor,bahkan salah satu guru mengatakan tidak tau dan ada yang bilang gak ada dan juga gak liahat.seolah olah di tutup tutupi oleh guru guru tersebut,sudah jelat team wartawan lihat kpala sekolah baru datang,tiba tiba menghilang tidak mau menemui wartawan untuk di konfirmasi terkait pembangunan sekolah tersebut…
hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak sekolah.
*DATA PROYEK DARI PAPAN INFORMASI*
**Keterangan** **Detail**
**Nama Sekolah** SMAN 1 Karya Penggawa
**Kegiatan** Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi SMA
**Jenis Pekerjaan** Rehab ruang admin B 2 ruang, ruang kelas B 1 ruang, ruang BK 1 ruang, toilet B 1 unit, ruang kelas F 3 ruang, ruang kelas J 3 ruang, pembangunan dinding penahan tanah
**Mulai** 02 Juli 2026
**Durasi** 120 Hari Kalender
**Nilai** Rp1.177.626.000,-
**Sumber Dana** APBN
Tahun Anggaran** 2026.
Muncul pertanyaan publik terkait prosedur swakelola. Sejumlah pihak menduga proyek tidak membentuk *Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dan diduga dialihkan ke pihak ketiga tanpa prosedur resmi.
Selain itu disorot juga soal kesesuaian spesifikasi pekerjaan dan keterbukaan informasi publik sesuai UU KIP.
Hingga berita ini ditayangkan, media masih menunggu klarifikasi resmi dari Kepala SMAN 1 Karya Penggawa, Dinas Pendidikan, dan Kemendikdasmen RI. Kabupaten pesisir bart
Redaksi memegang prinsip berimbang dan praduga tidak bersalah. Kami membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak terkait.
Kami berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan agar tidak ada spekulasi di masyarakat. Dana ini berasal dari APBN dan menjadi hak publik untuk mengetahui,”_ kata perwakilan tim media. (TEAM NEDI)


















